ADA 222 ANAK MENDERITA CACAT WICARA DAN RUNGU DI KECAMATAN PANGGUNGREJO

Upload by - Selasa, 08 November 2016

Blitar – Dari data di Dinas Sosial Kabupaten Blitar sebanyak 222 anak di Kecamatan Panggungrejo mengalami gangguan pendengaran dan bicara yang di sebabkan oleh beberapa faktor. Kepala seksi Pelayanan Sosial Dinas Sosial Kabupaten Blitar Suryanto menjelaskan, faktor hasil bumi dan air yang dikonsumsi warga tidak mengandung yodium, yang sangat diperlukan dalam pertumbuhan anak, terutama pendengaran karena kondisi goegrafis berupa perbukitan kapur. Menurut Suryanto, ada juga dugaan berlangsungnya pernikahan sedarah yang diwariskan turun temurun, sehingga menyebabkan jumlah anak yang cacat tuna rungu wicara lebih banyak, dibanding Daerah lain. Suryanto mengaku sudah melakukan sosialisasi terkait bahaya makanan yang tidak mengandung yodium ke warga, termasuk pelarangan pernikahan sedarah dan mengirim anak yang cacat tuna rungu wicara, ke Yayasan Penyandang Cacat Tuna Rungu Wicara Dermo Bangil Kabupaten Pasuruan, untuk mendapatkan pendidikan dan pelatihan. Suryanto menambahkan, dari data Dinas Sosial se Kabupaten Blitar tahun 2014, total ada 371 warga Kecamatan Panggungrejo yang mengalami disabilitas, dan menjadi kecamatan nomor 7 terbanyak di Kabupaten Blitar, yang warganya menderita disabilitas.(RIZ-Dishubkominfo)