GAGAL KARENA TIDAK DIDUKUNG OLEH PEMKAB. TULUNGAGUNG

Upload by - Sabtu, 24 November 2012

Sebelum terjadi insiden pemkab. Blitar berencana membangun jembatan Srengat-Ngunut namun gagal karena tidak didukung oleh Pemkab. Tulungagung. Keterangan ini diungkapkan anggota Komisi IV DPRD Kab. Blitar, M. Taufik. Menurutnya beberapa tahun lalu Eksekutif dan Legislatif sepakat, jika untuk memudahkan akses trasportasi warga Blitar ke Tulunggaung akan dilakukan pembangunan jembatan. Selain sudah dialoksikan sejumlah anggaran, juga sudah disiapkan kerangka jembatan dengan panjang 200 m yang di impor dari Belgia. Namun karena tidak mendapat persetujuan dari Pemkab. Tulungagung, rencana itu gagal dilaksanakan sehingga kerangka jembatan dialihkan ke wilayah Ngadri. Hal senada diungkapkan Bupati Blitar, Herry Nugroho. Menurutnya sebelum terjadi insiden mobil carry tergelincir dan memakan korban 3 orang meninggal dunia saat menyeberang menggunakan perahu tambangan Dusun Bedali Desa Purwokerto Kecamatan Srengat, pemerintah akan melakukan pembangunan jembatan. Pasalnya jembatan itu sangat di butuhkan warga yang ingin ke wilayah Ngunut Tulungagung. Namun sayangnya tidak ada respon dari pemerintah Tulungagung sehingga rencana itu gagal dilakukan.

 

Sumber Berita : Humas