PEMERINTAH PROVINSI JAWA TIMUR WASPADAI LEDAKAN PENDUDUK
Upload by - Sabtu, 23 Maret 2013
Keterangan ini diungkapkan Kepala Bidang Pengendalian Penduduk Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional, Drs. Humhrey Apon, MPA. Menurutnya perlu adanya kewaspadaan dini terhadap ledakan penduduk agar tidak menimbulkan persoalan dikemudian hari. Pasalnya tren laju pertumbuhan penduduk dan rata-rata wanita melahirkan semakin meningkat. Hal ini bisa dilihat dari sensus penduduk Tahun 2002 – 2010 terjadi fenomena kenaikan. Apalagi berdasarkan data BPS Tahun 2010 Jawa Timur memiliki jumlah peduduk terbesar ke dua setelah Jawa Barat yang mencapai angka 35 juta jiwa. Selain itu yang ironis sebagian besar keluarga yang memiliki anak berasal dari keluarga kurang mampu. Sehingga perlu komitmen semua pihak untuk menekan laju pertumbuhan penduduk di Jawa Timur. Diantaranya dengan mengikuti KB secara kontinue dan juga mengkampanyekan kembali 2 anak cukup, karena dengan menekan laju pertumbuhan penduduk, bisa memutus mata rantai kemiskinan yang ada. Sementara Bupati Blitar Herry Noegroho saat dikonfirmasi mengatakan secara kontinue akan mengkampanyekan program 2 anak cukup melalui penyuluhan. Dan juga meningkatkan penyedian sarana prasarana klinik KB baik di rumah sakit, puskesmas maupun bidan. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi ledakan penduduk di Kab. Blitar. (Ida Royani).