TAHUN 2013, PEMKAB BLITAR MASIH IDENTIFIKASI DAERAH RAWAN BENCANA
Upload by - Senin, 03 Juni 2013
Kasi Ketersediaan Rawan Pangan dan Rawan Pangan Kantor Ketahanan Pangan Kabupaten Blitar, Edy Santoso mengungkapkan tim sistem Kewaspadaan Pangan dan Gizi (SKPG) yang terdiri dari Kantor Ketahanan Pangan, BPS, Dinkes, Dinas Pertanian, dan Disperindag saat ini masih melakukan identifikasi hasil survei daerah-daerah yang masuk kategori daerah rawan pangan. Sehingga tahun 2013 ini belum ada penentuan daerah rawan bencana.
Dimana satu diantara kriteria suatu daerah masuk kategori rawan pangan jika di daerah itu dari total jumlah pendudukan, minimal 30% warganya masuk kategori miskin. Kriteria lainnya adalah apabila rumah tangga mengalami kekurangan gizi akibat tidak cukupnya kebutuhan pangan dan atau rumah tangga tidak mempu mengakses pangan, serta apabila konsumsi makanan dibawah kalori yang di butuhkan.
Meski belum ada penetapan daerah rawan bencana, namun tahun ini Kabupaten Blitar mendapat bantuan dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur berupa paket sembako sebanyak 200 paket, sehingga didistribusikan ke warga Desa Ngadipuro Kecamatan Wonotirto. Mengingat daerah itu pada tahun 2012 ditetapkan sebagai daerah rawan pangan. Lebih jauh Edy Santoso mengatakan di Desa Ngadipuro terdapat 35% keluarga miskin. Bantuan yang diberikan tidak hanya tahun ini, namun juga tahun 2012 lalu berupa beras sebanyak 4 ton 110 kg. (IR-Dishubkominfo)