ANAK YATIM PIATU, HARAPAN BANGSA
Upload by - Jum'at, 19 Juli 2013
Kendati tidak mempunyai orang tua lengkap atau bahkan mengalami cacat fisik, anak yatim piatu merupakan harapan bangsa, juga mempunyai hak yang sama dengan anak lain di Indonesia. Untuk itu, perkembangan mereka jangan sampai terkena pengaruh globalisasi yang kurang baik . Demikian sambutan Bupati Blitar dalam acara Buka Bersama dan Santunan Anak Yatim Dalam Panti Se-Kabupaten Blitar di Pendopo, Kamis (18/7).
Orang nomor satu di Kabupaten Blitar ini juga menegaskan, supaya anak yatim piatu untuk tidak berkecil hati meskipun tinggal di panti asuhan. Pasalnya, kondisi di rumah sama saja dengan panti. Karena di panti juga mendapatkan pelayanan yang tulus dari para pengasuh, perhatian bahkan kasih sayang yang sama dengan orang tua. Untuk itu, wajib hukumnya anak-anak panti ini taat dan menghormati para pengasuh. Karena mereka sebagai ganti orang tua.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Blitar yang didampingi oleh Kasdim 0808 Blitar memberikan santunan berupa uang saku dan sembako kepada sekitar 700 anak panti secara simbolis sekaligus memberikan bantuan kepada 84 pengasuh. Harapannya, bantuan tersebut bisa bermanfaat.
Bupati Blitar juga berpesan kepada masyarakat untuk membuka lebar hati, tergerak memberikan bantuan dan santunan bagi kaum duafa termasuk anak yatim piatu. Momentum Bulan Romadhon merupakan bulan yang tepat untuk memberikan shodaqoh demi kelangsungan hidup mereka.
Sekedar catatan, dalam pemberian santunan kepada anak panti asuhan tersebut, juga di isi dengan ceramah oleh Ustad Subkhan, nyanyian hadrah, dan pembacaan ayat suci Al-qur’an dari Panti Asuhan Al-Kamal.