JELANG LEBARAN, TKP2MO SIDAK MAMIN
Upload by - Jum'at, 02 Agustus 2013
Seperti tahun sebelumnya, agenda rutin menjelang lebaran, Tim Kooordinasi Pembinaan dan Pengawasan Makanan dan Obat (TKP2MO) Kabupaten Blitar menggelar inspeksi mendadak di sejumlah toko dan swalayan. Tujuannya untuk meminimalisir beredarnya barang yang sudah kadaluwarsa atau tidak layak konsumsi. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar, Kuspardani mewakili Asisten Pemerintahan dan Kesra, Ec. A. Husein sebelum sidak bersama tim TKP2MO, Rabu (31/7) mengatakan, saat ini sidak hanya dilakukan dua kali selama setahun, yakni sebelum lebaran (Idul Fitri) dan menjelang Natal. Padahal idealnya, sidak bisa dilakukan lebih dari dua kali. Ini untuk menekan jumlah barang tidak layak konsumsi yang beredar di masyarakat. Pasalnya, tidak semua masyarakat memahami label batas kadaluarsa terhadap barang yang akan dibelinya. Untuk itu dia berharap kedepan, TKP2MO bisa menambah jadwal inspeksi mendadak mamin. Dari hasil sidak yang diikuti oleh Kepolisian, Disperindag, YLKI, Dinas Kesehatan, dan Satpol PP di sejumlah lokasi antara lain; Kecamatan Nglegok, Ponggok, Srengat, Kanigoro, Wlingi, Selopuro, dan Sanankulon ditemukan beberapa barang kadaluarsa maupaun tanpa label kadaluwarsa bahkan beberapa kemasan yang sudah rusak, diantaranya; mie gelas, bumbu pedas, bumbu tepung goreng, skin care, SKM, sabun, lulur mandi, MSG, kosmetik, susu skim, kacang, makaroni, dan biskuit . Dari beberapa kecamatan tersebut sekitar 45 barang yang sudah kadaluawarsa, tanpa label Exp dan kemasan rusak. Anang Rianto, S.KM, Anggota Tim TKP2MO mengatakan, barang bukti selanjutnya dibawa oleh Tim TKP2MO untuk ditindaklanjuti atau mengadakan evaluasi terhadap pemilik toko, swalayan serta supermarket pada 13 Agustus mendatang. (humas)