PEMBANGUNAN JEMBATAN DALAM TMMD-91 SUDAH CAPAI 100%

Upload by - Kamis, 17 Oktober 2013

Masyarakat di Desa Terpencil seperti Ds. Slorok Kec. Garum Kab. Blitar, selama ini terkendala oleh jalan desa ditambah lagi dengan sarana jembatan yang menghubungkan antar desa kurang memadai dan terkesan seadanya, situasi geografi desa Slorok memang kurang terpantau dari sudut pembangunan.   

Manfaat dari adanya program TMMD yang dilaksanakan oleh TNI cukup membantu dan meringankan beban masyarakat dalam hal transportasi sehingga perekonomian untuk menunjang kesejahteraan keluarganya dapat tercapai secara maksimal.    

Keberadaan TMMD di wilayah ini sangat dibutuhkan sekali dalam rangka membantu kesulitan rakyat disekitarnya, kegiatan TMMD ini dapat berjalan karena terjalin kerukunan, keharmonisan dan kekompakan antara masyarakat dan TNI yang pada akhirnya nanti akan terwujud kemanunggalan TNI – Rakyat.    Seperti hal-nya pembangunan sarana jembatan yang termasuk dalam rangkaian kegiatan TMMD ini,  sangatlah diidam2kan bagi  warga  setempat,  salah  satu  warga  Ds. Slorok  sebut  saja  Bpk. Slamet,  bercerita seadanya tentang jembatan yang menghubungkan desanya dengan Ds. Sumberagung,  dulu jembatan ini hanya bisa dilewati oleh kendaraan roda dua saja, tapi sekarang semenjak di bangun oleh TNI maka kendaraan roda empat bisa lewat dengan lancar seperti jalan tol candanya.   

Dandim 0808 Blitar Letkol Infanteri Sunaryo S.Sos ketika berkunjung ke lokasi jembatan yang selesai dibangun, didampingi Kasdim 0808 Mayor Art Ahmad Rantelino,  mengatakan bahwa pembangunan jembatan ini memang sudah lama saya rencanakan dan diajukan untuk direnovasi dalam rangka TMMD, karena memang dulu kondisinya benar – benar sangat memprihatinkan makanya  bertepatan dengan adanya TMMD – 91 kali ini,  rakyat sekitar desa sini bisa merasakan hasilnya, sebab pembangunan jembatan yang menghubungkan dengan Ds. Sumberagung Kec. Gandusari ini sudah mencapai 100 % dan warga  masyarakat  sekitar  bisa  lebih  dekat  bila  menuju  ke Ds. Sumberagung,  tidak harus lagi melambung lewat jalan lain yang lebih jauh.  [her].