KERAP TERJADI KECELAKAAN, PEMKAB. BLITAR AJUKAN PEMBANGUNAN DERMAGA PENYEBERANGAN TAMBANG DI KEC. SRENGAT DAN WONODADI

Upload by - Selasa, 26 November 2013

Selain tidak mengantongi ijin, penyeberangan tambang di atas kawasan Sungai Brantas yang tersebar di 15 titik lokasi di Kec. Wonodadi dan Srengat juga kerap memicu kecelakaan lalu lintas hingga mengakibatkan korban jiwa. Oleh karena itu, tahun ini Pemkab. Blitar mengajukan pembangunan dermaga di belasan titik penyeberangan tambang tersebut ke Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur. Menurut Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika Kab. Blitar, Suyanto, mengingat penyeberangan tambang tersebut menghubungkan dengan Kab. Tulunggung, belum lama ini Dishubkominfo Kab. Blitar melakukan koordinasi dengan Dishubkominfo Kab. Tulungangung dan Polres Tulungagung yang juga melibatkan Dinas Perhubungan Provinsi Jatim. Dari hasil pertemuan tersebut, Provinsi Jatim merespon positif rencana pembangunan dermaga yang kemudian diajukan pula ke Pemerintah Pusat. Setelah melakukan pemaparan di Kementerian Perhubungan, maka pembangunan dermaga di 15 titik lokasi antara Kab. Blitar dan Kab. Tulungagung tersebut akan mulai dibangun pada Tahun 2014 mendatang, namun pembangunannya akan dilakukan secara bertahap, dimana tahun depan daru 2 titik saja yang akan direalisasikan dan diprioritaskan untuk penyebarangan yang lokasinya jauh dari jembatan. Satu unit dermaga diestimasikan menelan biaya mencapai Rp. 300 – 400 juta. Penyeberangan tambang di Kec. Srengat dan Kec. Wonodadi seringkali memicu kecelakaan lalu lintas, karena tempat bersandar kapal dan transit kendaraan hanya terbuat dari bambu. Tidak heran dari beberapa kasus kecelakaan yang terjadi, tidak sedikit pula kendaraan yang tercebur ke dalam sungai yang memiliki lebar 20- 25 meter tersebut. Meski demikian, sarana transportasi air ini cukup banyak digunakan warga, termasuk truk-truk bermuatan berat, karena memangkas jarak perjalanan ke Tulungagung. Saat ini terdapat 15 kapal yang beroperasi di penyeberangan tambang yang tersebar di wilayah kec. Srengat dan kec. Wonodadi. (IM-Dishubkominfo)